S1 Sistem Informasi Mempelajari Process Mining untuk Menganalisis Efisiensi Proses Bisnis
Novita Nur Andjani
16 Oktober 2026
S1 Sistem Informasi merupakan program studi yang mempelajari pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengelolaan informasi dan proses bisnis dalam organisasi. Salah satu bidang yang relevan dengan perkembangan teknologi adalah process mining, yaitu pendekatan untuk menganalisis proses kerja berdasarkan data yang tercatat dalam sistem informasi. Melalui pendekatan ini, organisasi dapat memahami bagaimana suatu proses berlangsung, menemukan hambatan, dan mengidentifikasi peluang perbaikan.
Mengenal Konsep Process Mining
Process mining menggabungkan analisis data dengan pemahaman mengenai alur kerja organisasi. Data aktivitas yang tersimpan dalam sistem dapat digunakan untuk menggambarkan proses yang benar-benar terjadi.
Sebagai contoh, perusahaan memiliki sistem untuk mencatat pesanan pelanggan, pembayaran, pengemasan, dan pengiriman barang. Catatan tersebut dapat dianalisis untuk mengetahui urutan aktivitas serta mengidentifikasi tahapan yang membutuhkan waktu lebih lama.
Mahasiswa Sistem Informasi dapat mempelajari bagaimana data operasional digunakan untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kinerja proses bisnis.
Memahami Event Log dalam Sistem Informasi
Salah satu komponen penting dalam process mining adalah event log. Event log merupakan catatan aktivitas yang terjadi dalam suatu sistem. Informasi di dalamnya dapat mencakup jenis aktivitas, waktu kejadian, dan identitas proses yang berkaitan.
Data tersebut menjadi dasar untuk mempelajari urutan aktivitas dalam sebuah proses. Mahasiswa dapat mengenal cara mengumpulkan, membersihkan, dan mempersiapkan data agar hasil analisis lebih akurat.
Pengelolaan data yang baik diperlukan karena catatan yang tidak lengkap atau tidak konsisten dapat memengaruhi hasil analisis.
Menganalisis Alur Proses Bisnis
Process mining dapat membantu organisasi membandingkan prosedur yang direncanakan dengan proses yang benar-benar terjadi. Perbedaan tersebut dapat menunjukkan adanya aktivitas tambahan, tahapan yang terlewat, atau proses yang tidak berjalan sesuai ketentuan.
Dalam pembelajaran Sistem Informasi, analisis ini berkaitan dengan pemahaman proses bisnis dan penggunaan teknologi untuk mendukung evaluasi operasional.
Mahasiswa dapat belajar membaca hasil analisis, memahami penyebab penyimpangan, serta menyusun rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Menemukan Hambatan Operasional
Setiap proses bisnis memiliki kemungkinan mengalami hambatan. Misalnya, proses persetujuan dokumen membutuhkan waktu lama karena harus melewati beberapa bagian. Hambatan lain dapat muncul akibat pengulangan pekerjaan, keterlambatan pengiriman informasi, atau pembagian tugas yang kurang efektif.
Melalui analisis data proses, organisasi dapat mengetahui tahapan yang perlu dievaluasi. Hasilnya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memperbaiki alur kerja dan meningkatkan efisiensi.
Namun, keputusan perbaikan tetap perlu mempertimbangkan kondisi operasional dan penjelasan dari pihak yang menjalankan proses tersebut.
Menghubungkan Process Mining dengan Business Intelligence
Business intelligence membantu organisasi menyajikan data menjadi informasi yang mendukung pengambilan keputusan. Sementara itu, process mining berfokus pada analisis alur aktivitas yang tercatat dalam sistem.
Keduanya dapat digunakan secara saling melengkapi. Process mining membantu menjelaskan bagaimana proses berlangsung, sedangkan dashboard business intelligence dapat menyajikan indikator kinerja agar lebih mudah dipantau.
Mahasiswa dapat mempelajari cara menggabungkan analisis proses dengan visualisasi data untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi manajemen.
Mengembangkan Proyek Analisis Proses
Mahasiswa dapat membuat proyek sederhana menggunakan data simulasi dari proses penjualan, layanan pelanggan, pengadaan, atau pengelolaan dokumen. Proyek dapat mencakup identifikasi masalah, pengolahan data aktivitas, visualisasi alur proses, dan penyusunan rekomendasi.
Pengalaman tersebut membantu mahasiswa menghubungkan teori sistem informasi dengan permasalahan operasional. Hasil proyek juga dapat disusun menjadi portofolio untuk menunjukkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah.
Prospek Karier Lulusan Sistem Informasi
Lulusan S1 Sistem Informasi dapat mengembangkan karier sebagai Business Analyst, System Analyst, Process Analyst, Data Analyst, Business Intelligence Analyst, atau IT Consultant.
Kemampuan memahami proses bisnis dan menganalisis data dapat diterapkan di berbagai sektor, termasuk perbankan, perdagangan, manufaktur, logistik, dan layanan digital.S1 Sistem Informasi memberikan dasar pengetahuan mengenai teknologi, data, dan proses bisnis. Pembelajaran process mining dapat membantu mahasiswa memahami cara menganalisis aktivitas organisasi berdasarkan data sehingga mampu mengidentifikasi hambatan dan menyusun rekomendasi perbaikan proses kerja.
Tentang Penulis
Novita Nur Andjani
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.