• (024) 6723456
  • sisteminofrmasi-s1@stekom.ac.id

Wireless

Pada dasarnya terdapat dua jenis konfigurasi untuk transmisi wireless, yaitu searah dan segala arah. Untuk konfigurasi searah, antena pentransmisi mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang terpusat; antena pentransmisian dan antena penerima harus disejajarkan dengan hati-hati. Umumnya, semakin tinggi frekuensi sinyal, semakin mungkin memfokuskannya ke dalam sinar searah. Untuk konfigurasi segala arah, sinyal yang ditransmisikan menyebarkan luas ke segala penjuru dan diterima oleh banyak antena.

 

Tiga jangkauan frekuensi umum menjadi titik perhatian dalam pembahasan mengenai transmisi wireless. Frekuensi dengan jangkauan sebesar 2 GH­­­z sampai 40 GHz ditunjukkan sebagai frekuensi gelombang mikro. Pada frekuensi ini memungkinkan dihasilkan sinar searah yang sangat tinggi., serta gelombang mikro benar-benar seusai untuk transmisi titik ke titik.

 

Gelombang mikro juga dipergunakan untuk komunikasi satelit. Frekuensi dengan jangkauan sebesar 30 MHz sampai 1Ghz sesuai dengan alokasi ke segala arah. Kita menyebut jangkauan ini sebagai jangkauna siaran radio. Gelombang mencakup sebagian band UHF dan semua band SHF, sedangkan siaran radio mencakup band VHF dan sebagian band UHF. Jangkauan frekuensi terpenting lainya, untuk lokasi aplikasi, adalah bagian inframerah dari spektrum. Yang meliputi, secara kasar, dari 3x10­­­11 sampai 3x1014 Hz. Infra merah berguna untuk aplikasi multititk dan titik titik lokal didalam daerah yang terbatas, misalnya ruangan tunggal.

 

Tabel 3.1 Pita ISM.

 Frekuensi  Spesifikasi

915 MHz

2.4 GHz

5.8 GHz

Frekuensi

902-928 MHz

2400-2483.5 MHz

5725-5850 MHz

Bandwidth

25 MHz

83.5 MHz

125 MHz        

Jangkauan transmisi

Paling jauh

5% < 915 MHz

205 < 915 MHz

Pemakaian

Sangat ramai

Sepi

Sangat Sepi    

Delay

Besar

Sedang

Kecil

Sumber Interferensi

Banyak

Sedang

Sedikit

 

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved