• (024) 6723456
  • sisteminofrmasi-s1@stekom.ac.id

Di dalam dunia usaha, pengusaha yang tidak bisa mengikuti arus perkembangan atau perubahan zaman akan ketinggalan semakin jauh. Bisa saja usahanya tetap stagnan atau mungkin malah bangkrut. Sama halnya dengan pemanfaatan teknologi yang ada. Karena saat ini sudah masuk pada era digital, bagi pebisnis start-up yang mencoba menggeluti dunia bisnis online bisa dikatakan cukup mudah. Oleh karena itu setiap pengusaha wajib mengikuti arus digital ini, agar tidak semakin tergerus dengan cepatnya arus digitalisasi, termasuk di dunia bisnis. Bahkan seiring dengan inovasi digabungkan dengan digitalisasi mampu menciptakan fenomena baru dengan berkembangnya konsep-konsep sharing economy, internet of things, e-commerce, financial technology dan artificial intelligence dalam berbagai kehidupan.

Setiap metode yang dipilih, tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu kita wajib bijak untuk mengantisipasi hal tersebut, Dalam setiap perubahan yang dilakukan dalam hal pemasaran ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan juga dari sisi positif dan negatifnya, berikut pemaparannya:

-Mampu menghubungkan produsen dengan konsumen melalui internet dengan lebih cepat tak terbatas ruang dan waktu. Adanya teknologi internet ini produsen dan konsumen terkoneksi dengan mudah tanpa perlu bertatap muka secara langsung.

-Biaya untuk digital marketing jauh lebih murah bila dibandingkan dengan marketing cara tradisional. Apabila dulu kita harus mencetak brosur/flyer/pamflet atau media cetak lainnya, maka kini dengan pemasaran digital marketing kita tidak perlu mengeluarkan biaya mencetak brosur atau media cetak lainnya. Pemasaran secara‘paperless’ mengurangi kertas yang digunakan dan lebih murah dibandingkan ‘marketing’ menggunakan media cetak/koran/majalah, televisi ataupun radio.

-Dengan digital marketing memberikan kesempatan luas bagi para pengusaha mikro untuk branding produknya dan dapat kesempatan bersaing dengan perusahan lain/makro secara terbuka di internet/media sosial.

Digital marketing juga memiliki beberapa hal kelemahan antara lain:

-Konsep marketing era e-commerce ini pemasaran secara online dapat dengan mudah ditiru oleh kompetitor/pesaing bisnis lainnya, karena tidak ada lagi batasan teritori lagi yang bisa menghambat produsen memasarkan produknya.

Digital marketing ini sangat tergantung pada teknologi (internet), apabila suatu daerah masih belum dekat dengan teknologi maka sebagus apapun produk tersebut tidak akan dikenal oleh masyarakat.

-Tidak semua orang paham internet hanya kalangan tertentu generasi produktif yang paham teknologi dapat mengakses internet (terutama generasi millennial)

-Tidak semua produk cocok dipasarkan dengan pemasaran digital marketing/media online.

-Dengan pemasaran di era keterbukaan ini maka bila setiap ada hal yang kurang sesuai/tidak memuaskan customer akan dapat langsung bercerita di sosial media dan bahkan menjatuhkan produk tersebut/produsen. Dan menimbulkan penilaian jelek produk tersebut di masyarakat.

Dari pemahaman berbagai keuntungan dan kelemahan menggunakan digital marketing, setiap produsen/perusahaan dapat mempertimbangkan sebaiknya metode dan media apa yang akan dipilih sebagai strategi pemasaran produk yang akan dilakukan gar tetap mampu bersaing di dunia bisnisnya dalam keadaan yang serba uncertainly seperti saat ini.

Dalam bidang bisnis, tentunya IoT juga memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan. Internet of Things berguna untuk mengumpulkan data, dimana aktivitas tersebut akan berguna bagi perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis.

1. Meningkatkan Efisiensi Kerja

Semakin banyak hubungan antar jaringan terbentuk, maka semakin minim nilai penurunan waktu untuk melakukan tugas, sehingga berdampak langsung pada peningkatan efisiensi kerja. Sebuah pekerjaan tidak harus bergantung pada manusia, karena dapat dibantu oleh IoT. Aktivitas manusia terbantu dengan adanya IoT, anda tidak perlu melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Dengan bantuan dari teknologi Internet of Things, beberapa pekerjaan dapat diandalkan oleh teknologi tersebut, dan sebagiannya lagi bisa anda kerjakan.

2. Meminimalkan Biaya Operasional

Manfaat IoT dalam bidang bisnis berikutnya adalah meminimalkan biaya operasional, seperti halnya ketika penggunaan AC sudah melebihi kapasitas, maka agar biayanya tidak melonjak tinggi anda bisa langsung mematikan AC melalui smartphone. Pengguna bisa memonitor berbagai aktivitas yang terjadi pada sebuah perusahaan, dan mengendalikannya secara langsung karena terdapat akses di tangan anda.

3. Meningkatkan Customer Experience

Kehadiran Internet of Things membuat pelayanan kepada konsumen menjadi lebih cepat, contoh dalam sistem penanganan keluhan pada pelanggan, kini sudah terdapat teknologi bernama Chatbot, tugasnya menjawab berbagai keluhan yang pelanggan berikan kepada anda. Chatbot membuat konsumen tidak perlu menunggu lama, untuk menerima balasan dari pihak perusahaan, karena pesan akan terjawab secara otomatis dengan cepat.

 

4. Memonitor Karyawan

Manfaat IoT dalam bidang bisnis berikutnya adalah, memonitor karyawan serta menjaga keamanan mereka. Pengguna bisa melihat keberadaan setiap pekerja, dan dengan adanya bantuan dari teknologi tersebut, anda akan lebih mudah dalam memonitor setiap kegiatan. Kondisi pabrik atau perusahaan, bisa anda saksikan melalui CCTV dari jarak jauh. Atau melihat semua kondisi perusahaan, karena semua sistem sudah terhubung dengan internet.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved