• (024) 6723456
  • sisteminofrmasi-s1@stekom.ac.id

Data pribadi bisa dengan mudah kita serahkan atas persetujuan kita sendiri tanpa meneliti lebih jauh persyaratan yang ditawarkan. Selain itu penggunaan internet yang sembarangan dan tanpa pengamanan tambahan juga bisa tanpa sengaja membuat piranti kita diakses oleh pihak luar seperti penyadapan dan maupun kejahatan digital lainnya.

Ada aturan keamanan digital dasar yang mungkin sudah diterapkan banyak orang namun ada pula yang belum memperhatikan betapa pentingnya untuk mengetahui beberapa poin tertentu. 

1. Simpan data rahasia Anda secara offline

Penjahat dunia maya tidak dapat mengakses informasi jika tidak dapat ditemukan secara online. Inilah sebabnya mengapa menyimpan dokumen penting secara offline adalah aturan keamanan digital dasar untuk melindunginya.

2. Periksa keandalan situs web

Hanya mendaftar ke situs web yang dapat diandalkan dan terpercaya adalah praktik terbaik. Tapi bagaimana Anda tahu jika sebuah situs web dapat dipercaya? Pertama, lihat baris alamat: harus ada gembok kecil di awal, ini berarti koneksi dienkripsi.

3. Gunakan kata sandi yang kuat

Menggunakan kata sandi yang kuat dan unik menawarkan perlindungan online yang baik. Kata sandi yang kuat harus mengandung setidaknya 12 simbol dan menampilkan campuran huruf (huruf besar dan kecil), angka, dan karakter khusus. Itu menjadi aturan keamanan digital dasar untuk menggunakan internet dengan aman.

4. Gunakan otentikasi dua faktor

Otentikasi 2FA atau dua faktor digunakan untuk memberikan perlindungan tambahan pada akun. Saat Anda masuk ke akun Anda dengan 2FA, Anda tidak hanya harus memasukkan kata sandi yang benar, tetapi juga kode tambahan yang dibuat sebelumnya atau dikirim ke perangkat. 

5. Hindari tautan online yang mencurigakan

Ada jenis konten online tertentu yang harus dihindari, tautan mencurigakan dari sumber tidak tepercaya dan email spam, umpan klik, kuis online, tajuk tabloid, penawaran 'gratis', atau iklan yang tidak diminta. Mereka mudah dikenali: semua akan mendesak Anda untuk mengklik atau membukanya.  

6. Perbarui komputer

Anda harus menggunakan versi terbaru dari sistem operasi dan aplikasi. Terutama jika aplikasi ini berisi pembayaran, kesehatan, atau info sensitif lainnya. 

Pengembang terus bekerja untuk membuat produk aman, memantau ancaman terbaru, dan meluncurkan patch keamanan jika ada kerentanan.

7. Waspadalah terhadap Wi-Fi dan unduhan gratis

Unduhan gratis, layanan online, atau jaringan Wi-Fi adalah sumber paling umum dari masalah keamanan online. Jika Anda memutuskan untuk mencari solusi gratis, pastikan itu memiliki reputasi yang dapat diandalkan: teliti nama layanan atau perangkat lunak dan Anda mungkin akan menemukan beberapa umpan balik tentang cara kerjanya.

8. Periksa kembali informasi online

Sangat mudah tersesat dalam banjir informasi online yang kita hadapi setiap hari. Jika Anda menemukan sesuatu yang meragukan, lakukan penelitian Anda sendiri untuk menemukan kebenarannya, atau setidaknya ambil keputusan sendiri tentang suatu masalah. Situs web yang dapat diandalkan harus memiliki referensi ke sumber informasi asli. Halaman yang mencurigakan tidak akan menawarkan referensi sama sekali.

9. Amankan koneksi internet Anda dengan VPN

VPN membuat koneksi internet Anda pribadi dengan mengubah alamat IP Anda. Ini juga menyembunyikan data sensitif yang Anda kirim, termasuk detail bank saat Anda berbelanja online dan informasi pribadi lainnya yang dapat dikompromikan.  

 

Sebagai manusia modern yang intens menggunakan media digital, perlu kita sadari bahwa mesin yang kita seringkali gunakan sekarang sudah punya otak layaknya manusia. Digitalization sudah menjadikan teknologi menjadi solusi, dan digital transformation sudah mengubah sendi-sendi digital di hidup kita, seperti pasar yang digantikan oleh online shop. Namun terkait dengan itu, digitalization ini telah melahirkan juga yang namanya gap digital, yang terlihat dari orang tua yang belum ahli dengan teknologi dengan kaum muda yang sudah diperkenalkan teknologi sjeak lahir. Media akan menjadi tantangan ke depannya karena akan muncul berbagai raksasa bisnis digital yang kalau mengalami collapse akan menciptakan krisis baru. Oleh karena itu, kita perlu cerdas dalam penggunaan media digital untuk dapat menghindari dan juga mengatasi hal tersebut.

Keamanan informasi di era internet sangat penting dan harus diwaspadai, karenan jaringan internet tersambung kemanapun di dunia ini dan publik (milik umum), maka dapat dikatakan jaringan internet sangat tidak aman, seperti halnya sebuah mobil membawa penumpang (informasi) lewat di jalan raya, kapanpun mobil tersebut dapat berbelok atau tertabrak mobil lain di jalan raya tersebut.

Saat data terkirim dari satu komputer ke komputer lain di jaringan internet, maka data tersebut tentu saja melewati jaringan-jaringan lain (router dsbnya), hal ini sangat dimungkinkan informasi tersebut dapat berpindah ke komputer lain yang tidak kita inginkan, dapat dikatakan informasi kita telah dicuri atau disadap oleh orang lain tanpa kita ketahui.

Informasi tersebut bisa juga hilang di jalan atau telah diubah oleh orang lain dan terkirim ke komputer tujuan dengan informasi yang telah berubah. Modus operandi saat ini adalah informasi tersebut bocor tanpa kita sadari. Artinya informasi telah dicuri tetapi informasi tersebut tetap sampai ke tujuan dengan selamat, tetapi tiba-tiba saja orang lain/perusahaan lain telah memiliki informasi yang sama dengan yang kita miliki.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved